Baru-baru ini ketika aku ke Braga – ya apa boleh buat, semenjak pandemic zombie, kawasan lain sepertinya tak juga pulih, cuma di sini yang masih ramai. Jadi mau jelek atau kumuh pun ya sudahlah – aku mendapati di beberapa titik, tertempel stiker yang cukup bikin senyum. Stiker kotak sekitar A5, dengan tulisan yang sangat simpel. Ada tiga atau empat titik, ditempel di kotak listrik yang sudah jelek dan penuh coretan dari sananya, jadi aku rasa gak bikin rusak objek yang ditempeli, toh memang sudah jelek juga.
Tapi memang sih, kayaknya dewasa ini di dunia street setidaknya dalam negeri, ada tren motret sesuatu yang random macam ojol ngetem atau angkot lewat, pakai lensa tele, edit Lightroom luar biasa mencolok, dan ditambahi caption yang sok lucu. Entah siapa yang memulai tren ini, tapi ya merebak, dan terlihat meriah-meriah saja.

Aku sendiri kalau nyetrit ya kalau tidak 28mm pasti 35mm. Karena aku suka kalau background dan subjek itu berbaur, serta saya punya kaki yang sehat jadi tidak masalah untuk berjalan sedikit mendekati sesuatu yang ingin saya potret. Acapkali memang saya mendapati di Braga, ada yang moto ngumpet-ngumpet dari jauh pakai lensa segede knalpot motor. Agak bingung sih, dia memotret transaksi narkoba bukan, kebakaran juga gak ada… jadi dia itu bersembunyi atau menyembunyikan apa sih.
Anggaplah kita memotret adegan kasual, macam orang makan es krim. Tentu saja motret dari jarak 20 meter terdengar aman dan tidak mengganggu. Tapi pikirkanlah, jika saya memotret dari jarak dua meter, lalu orangnya tak suka, dia pasti akan menegur. Namun kalau orangnya tidak tahu sama sekali dan malah baru tahu belakangan ketika tayang di Instagram, kendati boleh-boleh saja motret apapun di ruang publik, kira-kira mana yang lebih menyebalkan? Orangnya tahu sedang difoto, atau tidak tahu sama sekali?
Ya memang jalanan bukan tempat uji keberanian, tapi juga bukan tempat kita menjadi pengecut. Street fotografi artinya membaur, berjalan, serta menerima dan juga diterima oleh lingkungan tempat kita hunting. Ngapain coba memisahkan diri dari manusia lain, atau coba memisahkan manusia itu dari background di belakangnya…
Jadi… udah dapet foto burungnya belum? He he.

