NYETRIT KOK PAKE TELE? MOTRET ORANG APA BURUNG?

Baru-baru ini ketika aku ke Braga – ya apa boleh buat, semenjak pandemic zombie, kawasan lain sepertinya tak juga pulih, cuma di sini yang masih ramai. Jadi mau jelek atau kumuh pun ya sudahlah – aku mendapati di beberapa titik, tertempel stiker yang cukup bikin senyum. Stiker kotak sekitar A5, dengan tulisan yang sangat simpel. […]
Memotret dengan Kamera Pocket Sensor Kecil

Aku pernah iseng beli Canon G7x mark II. Ya karena saya kurang kerjaan. Konon baheula ini kamera pocket 1″ paling ngehits, apalagi buat ngevlog. Ya sudahlah…
Nostalgia Pakai Olympus

Aku lagi nostalgia pakai kamera Olympus E-M10 ii. Dulu pernah punya, makanya disebut nostalgia. Beli sekalian lensa Zuiko 17/1.8 , Leica 25/1.4 dan Zuiko 45/1.8. Sebetulnya 17mm saja pun sudah cukup, tapi karena lensa-lensa MFT itu relatif terjangkau, ya sudah saja sekalian. Lagian uangnya saya minta sama temen saya H.Anindyo.
Menikmati Leica Q

Impian saya dari dulu, pengen punya Leica. Tapi kalau Leica M, malas sekali harus manual fokus. Kalau bisa AF, ngapain MF, kecuali situasi darurat kayak mau zone focus atau cahaya terlalu gelap haha. Leica autofokus yang murah cuma DLux, dan sangat tidak bijak karena itu adalah Lumix LX yang diganti logonya serta dilipat gandakan harganya. […]
Part #2 Dapat Uang dari Buku Fotografi : Menjual

Setelah satu sampel ada, Langkah berikutnya adalah buat supaya orang-orang tahu bahwa kamu sedang menjual buku tersebut. Kenapa saya bilang cuma butuh satu? Karena system yang umum adalah pre order, durasi biasanya satu bulan, boleh juga lebih cepat atau lebih lambat. Jadi modal kamu kurang-lebih sekitar 150-200 ribu saja, selanjutnya foto-foto semenarik mungkin deh bukunya, […]
Part #1 Dapat Uang dari Buku Fotografi : Membuat

Pada artikel sebelumnya, saya telah menceritakan tentang cara-cara mendapatkan uang dari street fotografi. Salah satunya adalah dengan menerbitkan buku kumpulan foto. Cara ini sangat saya sukai dan cocok untuk saya yang tidak (mau) memotret komersil macam wedding atau produk, namun masih ingin penghasilan tambahan dari kamera.
Ricoh GR III : Kamera Street Terburuk

Ini sangat berat untuk dikatakan, karena selain saya ini fans militant Ricoh GR, seri sebelumnya yakni GR II adalah salah satu kamera kesukaan saya sepanjang masa. Sangat disukai juga oleh para street tog luar negeri, terutama fans Daido Moriyama dan yang gaya-gayanya snap. Tapi mau gimana lagi, kamera ini memang menyebalkan.
Cara Bikin Subjek Asing Melirik ke Arah Kamera

Bagi kita para pemberani yang turun ke jalanan dengan 28 atau 35mm, mendapati subjek asing yang dipotret menoleh ke arah kamera, adalah kepuasan tersendiri. Barangkali fotonya sedikit agak lebih baik daripada subjeknya menunduk atau buang muka. Entah dengan sang fotografer atau dengan kamera, dia membuat kontak mata, namun yang jelas hasil akhirnya akan terjadi kontak […]
Cara Membantah Security Mall saat Motret

Sebetulnya saya tidak suka dan tidak mau nyetrit di dalam mall, saya cuma butuh halamannya karena banyak orang hilir mudik. Namun demikian, satpam masih suka menegur karena memang itulah tugasnya, namun dia belum tentu benar dan kamu belum tentu salah, asalkan bisa berargumen.
Tips Memotret dari Balik Kaca

Sebetulnya tidak ada alasan untuk sengaja memotret seperti ini karena lebih banyak gagalnya dan hasinya biasanya jelek. Namun kalau orangnya ada di balik kaca, misanya café atau bis kota, ya mau bagaimana lagi. Harus tahu caranya.