Aku lagi nostalgia pakai kamera Olympus E-M10 ii. Dulu pernah punya, makanya disebut nostalgia. Beli sekalian lensa Zuiko 17/1.8 , Leica 25/1.4 dan Zuiko 45/1.8. Sebetulnya 17mm saja pun sudah cukup, tapi karena lensa-lensa MFT itu relatif terjangkau, ya sudah saja sekalian. Lagian uangnya saya minta sama temen saya H.Anindyo.
Pertama pakai lagi kamera ini tuh… aku kaget. Aku tidak ingat kalau kamera ini sedemikian bagusnya. AF cepat sekali, warnanya cantik, DR bagus, super tajam dan detail, stabilizer juga ajaib.
yang saya benci cuma menunya. rumit sekali. Lalu juga, itu tombol empat arah bisa dikustom cuma dua, dan tak bisa jadi ISO, dua sisanya tidak bisa diubah padahal tidak ada fungsi apa-apa. Katanya di mark III menunya lebih taktis, tapi hal ini mestinya bisa lewat update firmware, tidak perlu sampai upgrade kamera ‘kan. Makanya saya jadi pengen beli mark III, ya demi menunya aja, dan biar ada 4K lah
Kamera ini udah murah banget. Saya gak bisa memastikan, Olympus masih jualan secara resmi atau tidak, cek aja sosmednya he he. Makanya harganya gila. Dibanding rekan satu sensornya, Lumix MFT yang satu angkatan, ini jauh lebih bagus. Dan bahkan biasanya kalau coba-coba kamera non-Fujifilm, saya suka gusar lihat warnanya… tapi pakai Olympus rasanya nyaman-nyaman aja. Kendati saya biasa pake kamera leaf shutter, tapi itu salah sendiri kebisaan pocket.
Buat kamu yang lagi cari kamera bekas di harga minim, bisa lirik Olympus lawas seperti E-M10, E-M5, atau seri Pen.
Adakah teman-teman yang masih pakai kamera Olympus?

