Memanfaatkan Figuran Dalam Street fotografi dan Portrait

Itu istilah saja untuk orang-orang tidak berkepentingan yang bakal masuk dalam foto, haha. Sulit untuk berharap para figuran ini bakal bergaya sangat fashionable macam masyarakat yang wara-wiri di Shibuya Tokyo, namun ini sama sekali bukan jadi halangan. Ruang publik milik umum kok, siapa saja boleh ada di sana.
Mengonsep Street Portrait

Kadang ada saja yang komen, foto saya seperti setingan. Ya memang benar, namanya street portrait, seminimal-minimalnya sang subjek diam termenung saja pun ya karena kehadiran si street tog. Barangkali kalau tidak ada kamu di sana, dia lagi lahap makan cilok sampai pipinya penuh.
Bawalah Selalu Kamera Kemana Saja Kamu Pergi.

Lagian kalau kamu sudah merasa jadi seorang street fotografer, pasti rasanya bakal aneh kalau jalan-jalan tanpa kamera. Kita tidak tahu kapan momen muncul, dan sekali pun tidak muncul-muncul, tidak apa. Itu makanya saya selalu menyarankan bawa kamera yang kecil sajalah, tidak usah gantung benda seberat hampir 2KG di leher. Lensa juga satu cukup, 28mm 35mm […]
Cara-cara Aneh Mendapatkan Model di Jalanan

Ada banyak cara untuk menjadikan seseorang jadi subjek utama foto kita. Sedari tadi saya ceritakan, bisa ajak secara baik-baik dengan lisan, juga sekadar kontak mata tanda tidak menolak. Memiliki “model” yang bisa diatur posenya itu bagus, namun juga ada hal-hal yang bikin saya berpikir “kok malah bagusan kalau gak permisi dulu ya…?”
Kamera Street Fotografi Terbaik Sepanjang Masa

Ini adalah kamera favorit saya sepanjang masa. Saya menulis begitu bukan karena saya dibayar oleh Ricoh, setidaknya tidak saat ini. Pengalaman berkali-kali ganti kamera membuat saya tidak ragu untuk bilang GR adalah kamera terbaik untuk street fotografi.
Cara Deketin Cewek Supaya Mau Dipotret

Iya tentunya karena saya suka wanita muda, saya tahunya ini. Kalau cara untuk deketin nenek-nenek atau paman-paman, itu saya kurang tahu. Tapi karena saya mendekati untuk fotografi, jadi caranya pun mesti berbau fotografi. Kalau tujuan kamu lain, pasti caranya juga lain.
Perlukah Permisi Dulu Sebelum Memotret Orang Asing?

Jawabannya : bergantung keadaan. Namun secara umum sih saya tidak pernah permisi dulu. Oh iya, guna mengingatkan, semua cara yang saya jelaskan website ini, kita mengambil asumsi kamu akan pakai kamera dengan lensa yang wajar untuk street ( 28 / 35 / 50 ), jadi kalau kamu pakai lensa tele, itu tidak perlu diajari apapun, […]
Memotret Menggunakan iPhone

Seperti Chase Jarvis selalu katakan, “the best camera is the one you have with you”, maka ada benarnya bahwa tanpa disadari kita selalu bawa-bawa dan hampir tiam jam memegang kamera terlaris di dunia : iPhone. Atau Android. Dan mudah-mudahan bukan Windows Phone.
Awal Mula Saya Memotret di Jalanan

Kala itu di tahun 2012, saya membeli sebuah kamera tanpa alasan yang jelas. Iya tujuannya sih untuk memotret, tapi bukan berarti saya benar-benar ingin memotret, namun hanya sekadar ingin beli saja, namanya juga labil. Setelah itu, saya mempelajari dari Youtube tentang kamera, lensa, teknik foto, dan apapun lah. Lalu sampailah saya pada channel DigitalRev, yang […]
Kenapa Memotret Malam Hari itu Asyik?

Pasti sebagian besar street fotografer lebih memilih untuk memotret saat pagi, atau siang, atau sore, asalkan jangan malam. Sepertinya sih karena malam itu gelap. Untuk saya sendiri, saya lebih memilih untuk memotret malam daripada pagi, atau siang, atau malam. Kegemaran ini tidak ujug-ujug muncul, melainkan buah dari pengalaman, kondisi cuaca, keadaan di jalanan kota saya, […]