Kenangan Pakai Fuji X100 Series

Selain Ricoh GR, kamera yang paling sering kumiliki adalah seri-seri Fuji X100. Sebagian Fuji geek bilang bahwa kamera yang “Fuji banget” tuh ya seri Xpro dan X100. Entah juga berdasarkan apanya. Kalau dari segi hasil foto, sama-sama aja ah. Mungkin karena tinggal dua itu yang masih “Made in Japan” hehe.

Nostalgia Pakai Lumix Jadul

Terkadang aku suka beli lagi kamera lama yang pernah aku miliki di masa lalu. Entah itu untuk sekadar bernostalgia, atau juga salah satu percobaan untuk mengembalikan lagi semangat memotret yang memudar karena situasi jalanan dewasa ini sudah tidak seindah dulu.

Aku Rindu Suasana Kota yang Dulu

Aku merasa tidak enak sebenarnya kalau membuat tulisan semacam ini. Dalam “The Book of Street Portrait vol 2”, aku sendiri yang selalu memaksa orang-orang untuk melawan rasa takut dan malas untuk turun ke jalanan. Namun kenyataan saat ini adalah…

Menikmati Setiap Langkah saat Memotret Model

Aku ini aslinya street fotografer. Jadi selalu memotret di jalanan. Kemudian berkembang dikit-dikit untuk street portrait orang asing. Lantas setelah situasi populasi di jalanan makin tak karuan, jadilah sering juga portrait yang bener-bener direncanakan.

Motret di Acara Cosplay Tuh…

Dewasa ini aku gemar lagi mendatangi acara cosplay. Minimal dua pekan sekali, apalagi kalau acaranya digelar di mall yang rada bagus. Auto hadir. Kendati demikian, aku masih merasa linglung kalau berada di sana sendirian. Bukan karena merasa tua sendiri, tapi ya aku gugup saja kalau ada di antara ratusan wibu. Jangan salah, seringnya aku tidak […]

Sempat Kaya dari Jualan Kamera, Tapi… (part 2)

Situasi jualan semakin bagus, barang juga semakin banyak. Dari asalnya saya idealis hanya mau menerima kamera Lightning khusus varian sensor “Trans”, kini yang versi lemah dengan sensor “Bayer” pun saya gas. Secara, modalnya tak terbatas, dan tidak ada rasa ragu takut sepi peminat. Karena ternyata jenis-jenis entry level ini malah disukai oleh kaum-kaum make up […]

Sempat Kaya dari Jualan Kamera, Tapi… (part 1)

Alkisah awal tahun lalu, saya dihubungi oleh akun resmi sebuah brand kamera dari negara Inazuma. Konon untuk mencoba sekaligus memberi impresi pada produk baru yang akan segera diluncurkan. Saya senang bukan main, kok bisa-bisanya saya masuk radar mereka. Apresiasi yang luar biasa, artinya saya dianggap bisa memotret dengan benar. Ha ha.

Tak Mau Ikutan Lomba Foto di Instagram

Sering saya lihat teman repost “lomba / challenge” foto di Instagram, tapi tak pernah tertarik ikutan. Kalau ditanya sih, jawabannya mau pura-pura simpel, karena para fotografer idola saya pun tak pernah ikutan dan juga foto saya jarang dengan tema menjual. Kalau semacam LensCulture, itu saya beberapa kali, daftarnya pun bayar tapi tak masalah. Karena ada […]